Jumat, 16 November 2012

Belia

Ketika kamu menginginkan sesuatu dan berharap bahwa apa yang kamu inginkan akan terwujud,tetapi ternyata harapan itu berbanding terbalik dari apa yang kita kira,hanya rasa ada rasa kecewa dalam diri.

Sebenarnya masih muda umurnya,sebut saja Belia.
ada satu sisi dalam hidupnya yang hilang,kamu tahu kenapa??

".. Ya,semua karena ketidakberdayaannya .."

Ketidakberdayaan yang membuatnya terkadang iri terhadap teman seusianya,Belia punya apa yang orang lain tidak punya bahkan dia punya segalanya tapi ada satu yang dia tidak punya yaitu kebahagiaan.

Dia begitu kecewa dengan hidupnya hingga airmatanya tak pernah kering dari setiap tetesnya.
rasa sepi membuatnya terlarut diantara lembaran-lembaran kusam,berkali-kali dia menyisiri rambut dan entah sudah berapa helai yang jatuh hingga rambutnya mulai menipis.

"..menangis itu yang dilakukannya.."

mengapa semua tak seperti yang diingin,mengapa  yang Belia punya tak cukup untuk membeli rasa damai dalam hati,kadang dia mulai jenuh dan merasa bahwa hidupnya tak cukup berarti orang lain.

".. Barangkali aku banyak mengeluh,barangkali aku sering menangis hingga untuk tersenyum terasa sulit .." begitu katanya

Andai senyum mampu mengembalikan kehidupanku seperti semula tak kan ku biarkan satu masa dalam hidupku ada satupun yang terlewatkan,selalu itu yang dipikirkan.

Puisi yang di tulis dalam kesendiriannya

SEPERTI YANG KU INGIN

Begini rasanya sendiri
tiada seorangpun dari mereka yang mengerti akan diriku
apakah aku tak cukup berarti bagi mereka
apakah aku tak mampu memberi mereka sedikit arti akan hadirku
Mengapa..
mengapa dari sekian orang harus aku yang merasakan

Jika kamu ingin melihat aku tersenyum
Jika kamu ingin terlihat aku tegar
cobalah beri aku sedikit makna dalam hidupmu
tapi jangan pernah sekalipun membuatku menjadi rapuh dan tersisih
pahami aku dengan kedewasaan
Semoga suatu saat aku punya alasan untuk tersenyum
karena aku ingin kebahagian menghampiriku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar